Interview bareng mas Pinot ( Al-watan )

dari MBD Mag #1. Illustrator, art director dan motion designer asal indonesia ini sekarang bekerja di Al watan tv station di kuwait setelah sebelumnya berkarir cukup lama di stasiun tv swasta di indonesia. Untuk lebih lengkapnya mari simak perjalanan karir mas pinot dalam interview ini. enjoy :D

Q1 : Terimakasih sebelumnya telah menyediakan waktu untuk wawancara ini , Bisa diceritakan sekilas tentang anda ?

Lulus 1994 dari FSRD ITB, gabung RCTI. 1994-2000 jadi NewsGraphic designer. 2000-2004 Creative Services di departemen promosi. 2004-2007 Art Director.
Secara umum, tertarik pada semua bidang komunikasi audio visual, termasuk di dalamnya animasi & motion graphic.

Q2: Kapan dan Bagaimana anda memutuskan menjadi motion designer / Art Director ?

Ketertarikan diawali dari kecil, saat mengamati pekerjaan orang tua yg berkutat dalam bidang komunikasi audio visual. Awalnya cuma tertarik bikin komik :) Saat bergabung di RCTI, minat menjadi motion graphic designer tumbuh.

Q3: Bisa ceritakan alat alat baik software atau hardware yang digunakan dalam mendesign ?

Sehari-hari menggunakan Apple Mac dengan software umum seperti Photoshop, After Effects atau Cinema 4D. Selain tentu saja berusaha menggabungkan analog & digital, seperti hand drawing illustration atau watercolor painting.

Q4: sebelum memulai suatu project biasanya apa saja persiapan yang dilakukan ?

Bersihkan & tenangkan jiwa. Cari ide dengan cara jalan-jalan atau browsing internet. Nggak maksa untuk berpikir bagaimana project dibuat, tapi membiarkan semua hal-hal yang menarik berkumpul dan melekat di kepala, termasuk ide yang ngga ada hubungannya dengan project.
Semakin terlalu terbebani dengan pekerjaan, semakin sulit mendapatkan ide.

Q5: Bisa cerita gimana bisa sampai kerja di Al Watan TV,Kuwait ?

Diawali dari rekan kerja di RCTI yg mendapatkan info dari kakaknya di Kuwait tentang lowongan kerja di sebuah TV swasta Kuwait. Dia apply & berhasil diterima. Setelah itu saya mencoba dan berhasil diterima juga. Dan beberapa bulan kemudian satu persatu rekan di RCTI menyusul. Total ada 8 motion graphic designer Indonesia di stasiun TV ini.

Q6: Gimana rasanya kerja sebagai designer di luar negeri ? suka dukanya ?

Suka: Salary hahahaha. Kami bisa menambah pengalaman bekerja dengan orang-orang multi-bangsa. Selain itu, somehow kualitas kerja kami bisa mendapatkan apresiasi jauh lebih tinggi dibanding di Jakarta. Kebetulan team leader kami adalah orang Kuwait lokal yang sarat pengalaman, terutama dalam pembuatan film. Hal ini berpengaruh pada cara dia memberi arahan artistik. Kami belajar banyak dari proses kerja ini.

Duka: Salary ‘besar’ berbanding dengan beban & kualitas pekerjaan yang besar juga. Hehehehe. Jika dulu di kantor lama saya bisa selesaikan pekerjaan dalam waktu 1 – 2 hari selesai tanpa harus ada revisi & proses aproval, di sini saya harus bisa bekerja dalam waktu yang sama tapi dengan proses revisi berlapis, karena tingkat ekspetasi dari atasan sangat tinggi. Pekerjaan dipantau secara detail, pixel demi pixel, frame demi frame. Saya bisa disuruh memperbaiki project hanya karena ada masalah 1-2 frame dari keseluruhan 30 detik :D

Q7 : Secara garis besar, adakah perbedaan workflow di timur tengah dan indonesia ?

Sama saja.

Q7: Anda Sudah berkecimpung sangat lama di dunia design , Bisa Ceritakan proyek terfavorit anda ? dan proses kreatifnya ?

Secara tampilan & style, saya tidak memiliki karya favorit. Karena karya motion graphic umurnya pendek, hari ini jadi favorit, besok udah basi & cupu :D
Saya lebih melihat sebuah proyek/karya bisa dianggap favorit karena proses kerjanya & ujung-ujungnya tampilan akhir. Bagi saya, proyek favorit adalah proyek yang melibatkan proses kreasi secara baik dan benar, dari penggagasan ide, pembuatan storyboard, manajemen waktu kerja hingga final artwork.
Saat di RCTI, ada beberapa proyek favorit karena adanya proses kreasi yang layak walau deadline yang super mepet.
Di Kuwait sini, hampir semua pekerjaan saya anggap favorit. Setiap tahap dikerjakan secara serius. Ada yang deadline mepet, ada juga yang rentang kerjanya sampai 3 bulan hanya untuk sebuah intro program/acara. Salah satunya adalah pekerjaan untuk program khusus tentang wanita. Dari storyboard, pengerjaan artistik, shooting model dengan green screen sampai dengan komposisi di After Effects dilakukan dalam waktu 3 bulan. Walau bolak balik mengalami revisi yang melelahkan, begitu selesai rasanya benar-benar puas.

Q8: Selain Motion graphic , apakah anda mempunyai passion di bidang lain misalnya Design , illustrasi or photography ?

Animasi, ilustrasi, videografi

Q9: Menurut Anda, Bagaimana perkembangan motion graphic di Indonesia saat ini ?

Sudah mulai tapi belum terlihat significant. Mungkin karena umumnya para pekerja motion graphic masih ngumpet di dalam organisasi stasiun TV dan belum banyak studio yang khusus mengerjakan motion graphic. Dan belum banyak yang menjadikan motion graphic sebagai profesi utama dalam berkarir atau mencari nafkah.

Q10: Ada pesan pesan buat Inspiring motion designer atau designer yang tertarik pindah ke motion ?

1- Jangan sepenuhnya pindah profesi. Tapi ambil motion graphic design sebagai salah satu alternatif berkarya.
2- Selalu mencari hal baru atau style baru karena bidang motion graphic adalah salah satu bidang sangat dinamis & cepat berubah.
3- Utamakan & fokus pada pesan visual yang akan disampaikan, bukan pada teknis animasi atau 3D modeling. Percuma bikin animasi 3D realistis & canggih kalau tidak ada ide & message.
4- Motion graphic designer adalah sutradara dari berbagai elemen visual & audio: image, footage, 3D animation, musik, sfx. Buat skenarionya, rencanakan storyboardnya, pilih pemera utamanya, siapkan soundtracknya.
5- Jangan mencontek. Kalau pun mencontek, jangan malu-maluin. Harus lebih bagus dari aslinya :D
6- Sering bereksperimen dengan kamera video. Stop motion, time lapsed objects, macro objects. Berguna saat butuh referensi & ide.

untuk lebih mengenal mas Pinot silahkan kunjungi

http://vimeo.com/pinot
http://twitter.com/pinot

jangan lupa donlot majalah kita gratisss !!!! di http://www.motionbydesign.net/blog/magazine/

About author
Firman Machda is a motion graphic designer / director from Bandung , Indonesia. Graduated from Newport school of art and design, His work has been featured internationally by magazines and festivals such as Stash ,Computer Arts , Edinburgh International Film Festival ( Trailblazers Award 2008 ) and Ffresh Film Festival . He started motion bydesign with his friends to share his passion in motion art. visit Firman Machda Portfolio : www.machda.com
Submit your comment

Please enter your name

Your name is required

Please enter a valid email address

An email address is required

Please enter your message

Motion ByDesign 「 blogging The World Of Motion 」 © 2012 All Rights Reserved