interview with Hellen Lie from Mtv Asia

Dari majalah Motion ByDesign #1 kita akan mengajak kalian ke dunia warna Hellen Lie, motion graphic designer dari Indonesia yang saat ini berkerja untuk MTV ASIA. Kita akan berbincang mengenai background dia, inspirasi dia menjadi
motion designer dan proyek dia di MTV ASIA. Untuk download majalahnya Full Version silahkan ke http://www.motionbydesign.net/blog/magazine/
Enjoyyy !!!

MBD: Halo Hellen , Bisa diceritakan sekilas background anda sebagai motion designer ?

Hellen : Saya pindah ke Lasalle College of Arts, Singapore setelah setahun kuliah di DKV UPH ’01. Tadinya mau ambil Design Graphic tapi decided to take risk to go for Animation Course. I love design and animation, so motion graphic is the perfect combination of both.

MBD: Kapan dan Bagaimana anda memutuskan menjadi motion designer ?

Hellen : Setelah lulus, saya langsung apply2 dimana2, tapi selalu ditolak karena animation belom booming, apalagi motion graphic. I stumbled upon this motion graphic company, dan setelah liat portfolio mereka, saya sangat tertarik dan showed strong interest in this field and job. Saya diterima akhirnya, walaupun tidak ada pengalaman di motion graphic. Company ini yang buka jalan buat saya belajar tentang motion graphic and I stayed until now.

MBD: berdasarkan pengalaman Anda sampai saat ini , apa tantangan terberat yang pernah dihadapi dalam menjalani profesi ini ?
Hellen :Tuntutan untuk selalu come up with brilliant ideas dan limited resources of executing. Ide boleh brilliant, tapi kadang terbentur dengan keterbatasan teknik dan waktu.

MBD: menurut anda , Apa elemen terpenting yang harus dimiliki oleh seorang motion designer ?
Hellen : Passion for design and selalu mau belajar hal baru. Technology growing in exponential rate, so must always catch up.

MBD: Gimana rasanya kerja sebagai designer di luar negeri ? suka dukanya ?
Hellen : Setelah tinggal di Singapura selama kurang lebih 8 tahun, nga’ terlalu kagok dengan budaya sini, schooling and working almost the same. Suka nya great exposure with people around the world, kolega saya rata2 orang luar negeri seperti Jerman, China, Philippine, Malaysia, American, etc. Jadi feels like being part of global community. Dukanya: bahasa. Kadang kalo banyak orang lokal atau Malaysian, suka nga nyambung dengan bahasa, because I don’t speak Mandarin.

MBD: Bisa cerita ga , ko bisa sampai kerja di MTV Asia ?
Hellen : I already worked with the Creative Director before moved to MTV. Kadang MTV outsource ke company tempat saya bekerja dulu.
Saya di-interview 2 tahun lalu, tapi saya baru pindah ke company yg baru, jadi saya tolak. Lalu saya rekomen ex-colleague for that position. Awal tahun 2009, ex kolega saya kembali ke China, dan saya direkomen lagi oleh satu senior designer ke Creative Director MTV. I believe that you reap what you sow.

MBD: Semenjak di MTV Asia , Apakah proyek favorit anda ? bisa ceritakan kreatif prosesnya ?
Hellen : MTV + Mika. Tim kami keluar dengan ide untuk project graphics di badan Mika (British singer). Saya diberi kepercayaan untuk lead this project dan kesepmatan untuk shoot Mika di London. Tapi karena terbentur visa dan lead time nya tidak memungkinkan, creative director saya yang pergi. I gave the art direction and drew up all the illustration and the scenes. We worked together with Critica (salah satu top motion graphics di Singapura) untuk 2D dan 3D animation. Waktu production sangat singkat sekitar 3 minggu termasuk shoot. Saya harus mengambil keputusan di setiap langkah, baik itu dealing with vendors maupun art direction.

MBD: Selain Motion graphic , apakah anda mempunyai passion di bidang lain ?
Hellen : I love design, whatever it is. Sekarang saya ada sampingan dengan teman baik saya, buat event stationery called Pemberley Paperie. Honestly I prefer more tangible product than digital. But currently I am still having fun in digital world.

MBD: Menurut Anda, Bagaimana perkembangan motion graphic di Indonesia ?
Hellen : Motion Graphics is already big in US, sooner or later will be big in the rest of the world. Tapi masalah penghargaan public and companies ttg design. Di Indonesia, banyak peluang, tapi design mungkin kurang dipandang. Saya kurang familiar sama industry mograph di Indo, tapi kalau broadcast design masih banyak kendala, waktu and tenaga kerja.

MBD: Ada pesan pesan buat Inspiring motion designer atau designer yang tertarik pindah ke motion ?
Hellen : Keep aim for the best quality despite of lack of time and budget. Sometimes do personal project is good for our own growth.

cek karya Hellen yang lain di
http://hellenlie.blogspot.com/
http://www.behance.net/hellen_lie

About author
Firman Machda is a motion graphic designer / director from Bandung , Indonesia. Graduated from Newport school of art and design, His work has been featured internationally by magazines and festivals such as Stash ,Computer Arts , Edinburgh International Film Festival ( Trailblazers Award 2008 ) and Ffresh Film Festival . He started motion bydesign with his friends to share his passion in motion art. visit Firman Machda Portfolio : www.machda.com
Submit your comment

Please enter your name

Your name is required

Please enter a valid email address

An email address is required

Please enter your message

Motion ByDesign 「 blogging The World Of Motion 」 © 2012 All Rights Reserved